Urutan Pangkat Polisi dari Terendah sampai Tertinggi dan Gajinya

Polisi adalah bagian integral dari sistem penegakan hukum di setiap negara. Mereka bertanggung jawab untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan penegakan hukum dalam masyarakat. Di Indonesia, struktur pangkat polisi disusun secara hierarkis, dengan setiap pangkat memiliki tanggung jawab dan kewenangan yang berbeda. Selain itu, gaji yang diterima oleh anggota polisi juga bervariasi sesuai dengan pangkat dan tingkat pengalaman. Kali ini huruf kecil akan memberikan artikel mengenai urutan pangkat polisi dari terendah sampai tertinggi beserta dengan gajinya.

Urutan Pangkat Polisi dari Terendah sampai Tertinggi

Bintara

Bintara merupakan pangkat terendah dalam kepolisian Indonesia. Mereka biasanya bertugas sebagai anggota polisi lapangan yang melakukan patroli, penegakan hukum, dan tugas-tugas operasional lainnya di tingkat dasar. Gaji seorang bintara biasanya berada pada rentang yang lebih rendah, dengan variasi tergantung pada masa kerja dan lokasi tugas.

Brigadir

Brigadir merupakan pangkat di atas bintara. Mereka memiliki tanggung jawab yang lebih besar dalam mengawasi tugas-tugas lapangan dan dapat memimpin tim kecil dalam operasi tertentu. Gaji seorang brigadir sedikit lebih tinggi daripada bintara, tetapi masih tergolong dalam kategori yang relatif rendah.

Bripka

Pangkat berikutnya adalah Bripka. Mereka memiliki kewenangan yang lebih besar dalam mengambil keputusan di lapangan dan memimpin tim dalam situasi tertentu. Gaji seorang Bripka biasanya lebih tinggi daripada brigadir, tetapi masih tergolong dalam kategori menengah bawah.

Brigadir Kepala (Briptu)

Brigadir Kepala, atau yang sering disebut sebagai Briptu, adalah pangkat yang berada di atas Bripka. Mereka memiliki tanggung jawab yang lebih besar dalam mengkoordinasikan kegiatan di lapangan dan bisa menjadi perwira pengendali operasional. Gaji seorang Briptu biasanya lebih tinggi daripada Bripka, tetapi masih dianggap sebagai gaji menengah.

Aiptu (Ajun Inspektur Polisi Tingkat Satu)

Pangkat Aiptu merupakan awal dari tingkatan nonkomisioner. Mereka memiliki kewenangan yang lebih besar dalam mengambil keputusan di lapangan dan dapat menjadi pembina bagi anggota polisi di bawahnya. Gaji seorang Aiptu lebih tinggi daripada Briptu, karena mereka memiliki tanggung jawab yang lebih besar.

Aipda (Ajun Inspektur Polisi Dua)

Aipda merupakan pangkat di atas Aiptu. Mereka memiliki tanggung jawab yang lebih besar dalam mengkoordinasikan kegiatan di lapangan, serta dapat menjadi perwira pengendali operasional dalam skala yang lebih besar. Gaji seorang Aipda biasanya lebih tinggi daripada Aiptu, tetapi masih berada dalam kategori menengah.

Brigadir Polisi Kepala (Bripka)

Brigadir Polisi Kepala adalah pangkat di atas Aipda. Mereka memiliki tanggung jawab yang lebih besar dalam mengawasi kegiatan di lapangan dan dapat menjadi pemimpin dalam operasi-operasi khusus. Gaji seorang Bripka biasanya lebih tinggi daripada Aipda, karena mereka memiliki kewenangan yang lebih besar.

Brigadir Polisi Kepala (Brigadir Polisi Dua)

Pangkat ini setara dengan Aipda. Mereka memiliki kewenangan yang lebih besar dalam mengambil keputusan di lapangan dan dapat memimpin tim dalam situasi yang kompleks. Gaji seorang Brigadir Polisi Kepala biasanya lebih tinggi daripada Aipda, karena mereka memiliki tanggung jawab yang lebih besar.

Brigadir Polisi Kepala (Brigadir Polisi Satu)

Brigadir Polisi Kepala merupakan pangkat teratas dari tingkatan nonkomisioner. Mereka memiliki tanggung jawab yang sangat besar dalam mengkoordinasikan kegiatan di lapangan dan dapat menjadi pemimpin dalam operasi-operasi besar. Gaji seorang Brigadir Polisi Kepala biasanya cukup tinggi, mengingat tingkat tanggung jawab dan kewenangannya.

Inspektur Polisi Dua (Iptu)

Inspektur Polisi Dua adalah awal dari tingkatan perwira. Mereka memiliki kewenangan yang lebih besar dalam pengambilan keputusan dan koordinasi di lapangan. Gaji seorang Iptu biasanya lebih tinggi daripada Brigadir Polisi Kepala, karena mereka masuk ke dalam kategori perwira.

Inspektur Polisi Satu (Ipda)

Ipda adalah pangkat di atas Iptu. Mereka memiliki tanggung jawab yang lebih besar dalam mengelola kegiatan operasional di lapangan dan dapat menjadi pemimpin dalam operasi besar. Gaji seorang Ipda biasanya cukup tinggi, mengingat status mereka sebagai perwira.

Ajun Komisaris Polisi

 

Ajun Komisaris Polisi (AKP)

AKP adalah pangkat di atas Ipda. Mereka memiliki tanggung jawab yang sangat besar dalam mengelola operasi kepolisian di tingkat distrik atau unit. Gaji seorang AKP biasanya cukup tinggi, karena mereka memiliki kewenangan yang besar dalam pengambilan keputusan.

Komisaris Polisi (Kompol)

Kompol adalah pangkat di atas AKP. Mereka memiliki kewenangan yang sangat besar dalam mengelola kegiatan operasional di tingkat distrik atau unit. Gaji seorang Kompol biasanya cukup tinggi, karena mereka merupakan perwira tinggi dalam hierarki kepolisian.

Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP)

AKBP adalah pangkat di atas Kompol. Mereka memiliki kewenangan yang sangat besar dalam mengelola kegiatan operasional di tingkat kabupaten atau kota. Gaji seorang AKBP biasanya cukup tinggi, mengingat tingkat tanggung jawab dan kewenangannya.

Komisaris Besar Polisi (Kombes)

Kombes adalah pangkat di atas AKBP. Mereka memiliki tanggung jawab yang sangat besar dalam mengelola kegiatan operasional di tingkat kabupaten atau kota. Gaji seorang Kombes biasanya cukup tinggi, mengingat status mereka sebagai perwira tinggi.

Brigadir Jenderal Polisi (Briptu)

Brigadir Jenderal adalah pangkat di atas Kombes. Mereka memiliki kewenangan yang sangat besar dalam mengelola kegiatan operasional di tingkat provinsi. Gaji seorang Brigjen biasanya cukup tinggi, mengingat tingkat tanggung jawab dan kewenangannya.

Inspektur Jenderal Polisi (Irjen)

Irjen adalah pangkat di atas Brigjen. Mereka memiliki kewenangan yang sangat besar dalam mengelola kegiatan operasional di tingkat regional. Gaji seorang Irjen biasanya sangat tinggi, mengingat status mereka sebagai perwira tinggi.

Komisaris Jenderal Polisi (Kombes)

Kombes adalah pangkat tertinggi dalam kepolisian Indonesia. Mereka memiliki kewenangan yang sangat besar dalam mengelola kegiatan operasional di tingkat nasional. Gaji seorang Kombes biasanya sangat tinggi, mengingat status mereka sebagai perwira paling senior dalam kepolisian.

Penting untuk diingat bahwa gaji yang disebutkan di atas hanya perkiraan dan bisa bervariasi tergantung pada faktor-faktor seperti lokasi tugas, pengalaman kerja, dan kinerja individu. Meskipun struktur pangkat polisi diatur dengan ketat, kenaikan gaji dan promosi biasanya berdasarkan prestasi dan pengalaman kerja. Semua anggota polisi, dari pangkat terendah hingga tertinggi, memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.